Tentang Crystal-X…

Produk ini iklannya cukup sering wira-wiri di media sosial, dengan klaim yang sungguh aduhai. Tetapi, bagaimana sebenarnya dengan keamanannya?

Credit to Umm Hamzah (https://www.facebook.com/umm.hamzah.5?fref=ufi)

Dari grup Curhat Emak-emak:

PERLU DIPELAJARI UNTUK YG MAU JUAL(AN) & BELI PRODUK TRADISIONAL

(halah…judule njilmet…abaikan…)

Mak-mak, sering lewat di wall kita atau grup, tawaran produk ini produk itu yang di-klaim (lengkap dengan testimoni) punya khasiat woooooow…dan punya angka penjualan yang gak kalah woooooow…jadi kita tergoda untuk jualan produk atau beli produk itu.

Sebelum jual atau beli produk tradisional, supaya kita tambah pede jualan dan pakai bahwa produk yang kita pake betul-betul aman, kita intip peraturan BPOM tentang produk tradisional di foto ini:

(keterangan foto) diambil dari sini http://jdih.pom.go.id/produk/PERATURAN%20KEPALA%20BPOM/Per%20KaBPOM_No.%20HK.00.05.41.1384_tentang%20Kriteria%20dan%20Ta_2005.pdf:

Bab IX – LARANGAN
Pasal 34, poin 2:
Obat tradisional dilarang dalam bentuk:
a. intravaginal (keterangan – dipakai dengan cara memasukkan ke dalam vagina)
b. tetes mata;
c. parentral; (ket – dipakai dengan cara disuntikkan)
d. supositoria, kecuali untuk wasir (ket – dimasukkan ke dalam anus)

Jadi, kalau ada produk obat tradisional yang dipromosikan dengan cara pakainya spt di poin a-d itu, itu artinya, produsen atau distributor atau penjual sudah menyalahi aturan BPOM.

Jadi lagi…kalo ada konsumen yg pake, lalu gak dapet hasil spt yg dipromokan atau malah ngalami efek samping yg gak diinginkan, BPOM sbg pemberi ijin edar tdk bisa dimintai pertanggungjawaban.

Nah…setelah tahu peraturan ini, silahkan cek kalau ada produk-produk berpotensi obat dengan cara pakai di luar yang diizinkan oleh BPOM. APA IZIN EDARNYA? Sesuaikah dengan peraturan perizinan oleh BPOM? Kalau gak sesuai:

a. Kalau tetap pakai, risiko tanggung sendiri;
b. lalu terjadi hal yang tidak diinginkan, silakan komplen ke produsen/distributor/penjual.
c. terjadi hal yang diharapkan, maka perlu diteliti kembali:

– apakah produk tersebut benar-benar telah melalui UJI KLINIS sehingga layak dikatakan bisa memberi hasil sebagaimana produsen/distributor/penjual mengakuinya?
– apakah hal tersebut memang dihasilkan dari produk yang dipakai atau hanya merupakan respon plasebo di mana bahan/tindakan yang sebenarnya tidak bermanfaat tetapi DIRASAKAN bermanfaat oleh pemakai sebagai hasil dari mekanisme sugestif pemakai.
– bagaimana sebenarnya cara kerja bahan tersebut agar betul-betul diketahui apakah cara kerja bahan tersebut benar-benar baik utk tubuh atau baik di satu sisi tetapi merugikan di sisi lain, tidak memperlihatkan dampak merugikan dalam jangka pendek tetapi merugikan dalam jangka panjang, dll.

Trus…gimana tanggung jawab distributor atau penjual yang tetep menjual barang di luar izin edarnya?

Secara etika, penjual bertanggung jawab mencari tahu apakah produknya BENAR-BENAR AMAN untuk digunakan, bukan hanya mengandalkan testimoni. Karena testimoni TIDAK SAMA dengan uji klinis.
Untuk distributor atau penjual…yang masih mau memperbaiki diri, sebaiknya memperbaiki diri, supaya tidak kena masalah di akhirat karena sudah merugikan orang lain.

Ma’ap untuk bagian-bagian yang pake huruf kapital ya, Mak… bukan marah2 lho…cuma menandai bagian penting aja.

Hepi jualan & belian…

Kemudian ada yang menambahkan:

Kalau Crystal X yang ditanyakan adalah produk bernomor registrasi BPOM NA 18111600004, keterangan sebagaimana tertera di kemasan luar yang didaftarkan ke BPOM:

Komposisi: Piper betle leaf oil, aqua water, eucheuma spinosum extract, potasium alum sulfide, aloe extract Vera, CI 42090.

Manfaat dan Fungsi:

Membantu menghilangkan bau tidak sedap di vagina dan sekitarnya.

Membantu membersihkan kotoran di bibir vagina.

Dosis Dan Cara Pemakaian: Oleskan Crystal-X di sekitar bibir vagina 1-2 kali sehari sehabis mandi. Bersihkan Crystal-X dan simpan di tempat yang kering *****

Keterangan bahan:

– piper bettle leaf oil extract = ekstrak berupa minyak atsiri daun sirih

– euchema spinosum extract = ekstrak rumput laut

– potasium aluminium sulfat = TAWAS. –> Tawas inilah yang membuat Crystal-X sangat keras dan membuat vagina kesat (pada pemakaian dimasukkan ke vagina) karena tawas bersifat menarik cairan. Yang patut diperhatikan adalah: ketika cairan lendir yang dibutuhkan ternyata dikurangi, justru berpotensi merugikan dalam jangka panjang.

– aloe vera extract = ekstrak lidah buaya.

– CI 42090 = pewarna.

Crystal-X nomer registrasi NA 18111600004 terdaftar di BPOM sebagai produk KOSMETIK dalam bentuk sabun UNTUK PEMAKAIAN LUAR. Maka tidak dianjurkan menggunakannya dengan memasukkannya ke dalam organ intim perempuan. Termasuk organ intim perempuan bagian luar adalah: labium mayor, labium minor, preputium klitoridis, klitoris, perineum. Liang vagina dan rongga vagina adalah bagian dalam organ intim perempuan.

Dari akun pribadi Umm Hamzah

Umm Hamzah added 2 new photos.

16 April 2013 · Edited ·

PRODUK KEWANITAAN

Telah terjadi perdebatan panjang mengenai produk kewanitaan berbentuk tongkat dengan konsistensi sangat keras berwarna hijau sampai timbul dugaan bahwa saya, Mbak Tami Ummu Shafiyya Tsabita dan Mbak Arnida Sharah Auli berusaha mendiskreditkan produk tersebut, distributor dan penjual.

Maka saya sampaikan keterangan berikut, hasil kolaborasi dengan kedua ummahat di atas:

1. Produk kewanitaan yang banyak dijual dengan petunjuk pakai dimasukkan ke vagina lalu di-unyer-unyer sekian kali dan diklaim bisa mengobati penyakit yang serem-serem itu MEMANG TERDAFTAR DI BPOM. catet ya…MEMANG TERDAFTAR.

Kami tidak pernah mengatakan bahwa produk tersebut tidak terdaftar. Jika ada yang mengatakan kami mengatakan bahwa produk tersebut tidak terdaftar, silakan datangkan buktinya atau lebih baik anda diam.

2. Produk tersebut terdaftar sebagai KOSMETIK. Silakan dicek ke sini : http://www.pom.go.id/webreg/index.php/home/produk/12/row/10/page/1/order/4/DESC/search/0/18111600004

3. Sesuai surat BPOM tersebut dalam gambar di bawah ini, peraturan untuk kosmetik adalah untuk PEMAKAIAN LUAR.

4. Produsen sudah benar mencantumkan aturan pakai untuk PEMAKAIAN LUAR sebagaimana tercantum dalam keterangan produk.

5. Itu artinya, JIKA ada produsen atau distributor atau penjual mempromosikan dengan cara pakai DIMASUKKAN ke dalam vagina –> MENYALAHI STATUS DAFTAR.

6. dengan demikian BPOM sebagai pemberi izin edar tidak bisa dimintai pertanggungjawaban jika terjadi apa-apa dengan konsumen.

7. Setelah tahu peraturan ini, silahkan cek kalau ada produk-produk berpotensi obat dengan cara pakai di luar yang diizinkan oleh BPOM. APA IZIN EDARNYA? Sesuaikah dengan peraturan perizinan oleh BPOM? Kalau gak sesuai:

a. kalau tetep pakai, risiko tanggung sendiri.
b. lalu terjadi hal yang tidak diinginkan, silakan komplen ke produsen/distributor/penjual.
c. terjadi hal yang diharapkan, maka perlu diteliti kembali:

– apakah produk tersebut benar-benar telah melalui UJI KLINIS sehingga layak dikatakan bisa memberi hasil sebagaimana mereka mengakuinya,
– apakah hal tersebut memang dihasilkan dari produk yang dipakai atau hanya merupakan RESPON PLASEBO di mana bahan/tindakan yang sebenarnya tdk bermanfaat tetapi DIRASAKAN bermanfaat oleh pemakai sebagai hasil dari mekanisme sugestif pemakai.
– bagaimana sebenarnya cara kerja bahan tersebut agar betul-betul diketahui apakah cara kerja bahan tsb benar-benar baik untuk tubuh atau baik di satu sisi tetapi merugikan di sisi lain, tidak memperlihatkan dampak merugikan dalam jangka pendek tetapi merugikan dalam jangka panjang, dll.

Semoga jelas, nggih…

Kalau gambar berikut ini belum cukup meyakinkan, silakan baca sendiri di sini : http://jdih.pom.go.id/produk/PERATURAN%20KEPALA%20BPOM/HK.03.1.23.12.10.12459%20PERSYARATAN%20KOSMET

Tambahan komen dari orang BPOM:

Tami Ummu Shafiyya Tsabita Oya maaf takralat. Kemarin pagi sudah dikonfirmasi, ternyata perbaruan ijin ot 5 tahun, kalo notifikasi kosmetika tiap 3 tahun. Permenkes 661 tahun 94 tidak menyebutkan adanya sediaan tetes telinga untuk obat tradisional. Sedangkan tetes mata, injeksi, intravaginal, supositoria sudah jelas dilarang dalam peraturan yang ada di foto. Kalo produsen/distributor bermaksud menggunakan obat tersebut untuk tetes mata tapi izin yang diajukan bukan itu, yaa…itu namanya pengelabuan alias berdusta. Bisa dinilai sendiri ya dari sini. Mohon dipahami bahwa peraturan dibuat untuk melindungi konsumen dari produk tidak bermutu dan berbahaya, yang pada akhirnya sebenarnya ya menguntungkan produsen/distributor sendiri karena konsumen percaya produk yang dijual berkualitas dan aman. Oya, informasi dari teman sertifikasi dan teman pemeriksaan, produsen cx berlepas tangan dari distribusi dan cara distribusi alias promosi alias cara pemasarannya, karena dia hanya mengurusi produksi, sedangkan pemasaran oleh nasa. Jadi kalau ada hal-hal yang tidak diinginkan karena penggunaan ilegal, minta pertanggungjawabannya ya sama pihak-pihak terkait distribusinya. Karena memang ada yang mengatakan mengalami perdarahan setelah memakai cx dengan dimasukkan dan diputer-puter gitu.

Komentar dr. Noorma Rina Hanifah:

  • Kemarin ada pasien yang datang dengan vagina melepuh dan perubahan awal ke kanker leher rahim. Dia sudah rutin pakai crystal x selama 5 tahunan. Awalnya seminggu sekali, lama-lama jadi tiap hari. Dia pakai karena keputihan. Sugesti dia, kalau pakai tongkat itu, keputihannya berkurang. Padahal berkurangnya karena lendirnya terbawa tongkat ketika dikeluarkan. Setelah dipakai, 1-2 hari keputihan lagi, lama-lama semakin pendek interval antar pemakaiannya. Sementara proses radang yang menyebabkan keputihan juga jalan terus tanpa ada obat yang tepat. Saya tidak mengatakan kalau crystal x bikin kanker leher rahim. Tapi salah satu pemicu kanker adalah radang kronis.
  • Penyebab radang selain infeksi adalah benda asing. Jadi crystal x pada kasus pasien saya kemungkinan besar: menutupi gejala, memberikan rasa aman palsu dengan sugesti kalau penyakitnya sudah sembuh, menambah radang di daerah itu. Nah, kalau masih mau pakai, silakan. Tapi ketahui bahwa tidak ada obat dewa. Jika dipakai karena keputihan, ketahuilah, keputihan yang tidak diobati dengan tepat bisa berakibat mulai pada nyeri panggul, ketidaksuburan, infeksi rongga panggul, sampai kanker leher rahim (tergantung penyebab). Jika dipakai karena merasa vagina longgar, ada senam yang lebih terbukti manfaatnya.

Terakhir ulasan lebih mendalam dari dr. Noorma Rina Hanifah

Keputihan, Kanker Leher Rahim dan si Tongkat Keajaiban Dunia ke-20

Sudah cukup bombastis judulnya ? 😀
Ini gara-gara permintaan teman saya supaya ada artikel khusus untuk menanggapi si tongkat ajaib penyembuh segala keluhan itu.
Dibahas singkat-singkat aja lah ya.
Vulva:
Vulva adalah daerah kelamin yang tampak dari luar. Terdiri dari bibir besar kelamin (labia mayora), bibir kecil kelamin (labia minora), lubang vagina (introitus vagina), lubang kencing (meatus uretra) dan klitoris. Penampakan anatomis bervariasi dari orang ke orang. Jadi ingat ya, lubang untuk kencing dan vagina itu beda. Kalau sampai sama, berarti ada kelainan. https://www.nva.org/vulvarAnatomy.html
Vagina:
Vagina berbentuk tabung yang kolaps. Panjangnya 5-10 cm dan lebarnya sekitar 2 cm. Vagina dilapisi oleh cincin otot yang bisa melar kalau dibutuhkan, misal saat melahirkan atau berhubungan seks, dan melarnya itu sesuai dengan ukuran benda yang berada di dalam vagina. Jadi, keluhan vagina terasa melar saat berhubungan seks itu… (tunggu ya pembahasannya).
http://web.carteret.edu/keoughp/LFreshwater/NEO/blackboard/EmbDev/female_reproductive_organs.htm
Vagina juga dilapisi oleh sel-sel selaput lendir yang tebal dan di bawah pengaruh hormon memproduksi lendir sehingga vagina secara normal memang dan harus basah. Kondisi ini menjaga agar vagina tidak mudah teriritasi saat berhubungan seks dan agar flora normal (vagina itu tidak steril) bisa tumbuh baik (kalau yang baik ga tumbuh bisa-bisa diganti dengan yang ga baik).
Uterus– tuba – ovarium ga saya bahas disini, karena permintaan teman saya hanya khusus tentang tongkat sakti.

Nah tentang keputihan/fluor albus/vaginal discharge:
Seperti saya bilang di atas, secara normal, vagina memang dan HARUS basah. Kalau ga kering, maka keseimbangan ekosistem di dalamnya akan rusak. Kalau kering, yang pertama terganggu adalah flora normalnya, koloni-koloni bakter dan jamur itu bisa berkurang populasinya (dan diganti oleh jenis yang mengganggu) atau malah bertambah melebihi kapasitas imunitas vagina. Yang terganggu kedua adalah lapisan mukosanya, kekeringan di vagina membuat vagina mudah iritasi. Dan jika dipakai untuk berhubungan seks, di samping nyeri, lapisan mukosa yang kering akan mudah lecet akibat gesekan. Kalau lecet, ditambah adanya flora vagina yang sudah tidak normal, ya berarti mudah terjadi infeksi. Kalaupun tidak infeksi, sel-sel lapisan mukosa tersebut akan berupaya memperbaiki diri sendiri dengan cara membelah diri, terus menerus. Sel-sel yang demikian mudah mengalami mutasi genetika menjadi sel-sel ganas, apalagi kalau ada stimulus tambahan (misalnya zat asing yang dibawa oleh cairan pembasuh ajaib atau tongkat keajaiban dunia ke-20 itu), waduh, bisa diakselerasi perubahan genetika yang terjadi.
Ok, diulang, lembap dan basah itu normal, terutama jika menjelang haid atau saat hamil. Cukup ganti celana dalam sesering mungkin, menjaga agar daerah ‘itu’ cukup berangin. Kegemukan, yang membuat paha tetap berimpit meskipun kaki terpentang lebar, membuat daerah ‘itu’ tidak cukup berangin, demikian juga pakaian yang ketat. Belum lagi orang gemuk cenderung mengalami sindroma metabolic yaitu rentan terkena diabetes, hipertensi dan hiperkolesterolemia, yang membuat sistem imun lebih lemah.

TAPI TIDAK SEMUA KEPUTIHAN NORMAL. Keputihan yang tidak normal tidak pula selalu disebabkan oleh kanker. Penyebab keputihan bisa jadi karena infeksi (bakter-jamur-virus), iritasi (benda asing) atau tanda awal keganasan. Bagaimana membedakan penyebabnya? Ya dengan pemeriksaan dokter secara langsung. Dilihat apakah ada benda asingnya, atau ada tanda-tanda infeksi (radang/warna lendir/bau) atau ada tanda-tanda keganasan. Biasanya lendir juga akan diambil untuk diperiksa di laboratorium. Kalau dicurigai keganasan akan diambil contoh jaringan (biopsi) atau dengan papsmear, tergantung kondisi saat pemeriksaan. Terapi yang asal, hanya akan memperburuk kondisi. Bisa jadi keputihan berhenti, tapi penyakit yang sebenarnya jalan terus.
Lalu bagaimana dengan tongkat berwarna hijau yang berbentuk mirip dengan “sex toy” itu? Saya ga tau itu tongkat aslinya terbuat dari apa. Kalau dari situs yang menjual (http://www.crystalxkeputihan.com/2013/06/kandungan-cystal-x.html) katanya mengandung:

– Eucheuma Spinosum atau sejenis Rumput Laut, sebagai bahan pangan, rumput laut telah dimanfaatkan bangsa Jepang dan Cina semenjak ribuan tahun yang lalu. Penelitian Harvard School of Public Health di Amerika mengungkap, wanita premenopause di Jepang berpeluang tiga kali lebih kecil terkena kanker payudara dibandingkan wanita Amerika. Hal ini disebabkan pola makan wanita Jepang yang selalu menambahkan rumput laut di dalam menu mereka. –> orang Jepang meMAKANnya bukan menaruhnya ke ‘situ’. Dan, menurut WHO http://www.inchem.org/documents/jecfa/jecmono/v48je08.htm. Tapi ingat, di penelitian WHO itu seaweednya diMAKAN, ga dimasukkan ke ‘situ’.

– Piper betle leaf oil atau Minyak Sirih, masyarakat Nusantara telah lama mengenal manfaat daun sirih untuk mencegah atau membantu mengatasi keputihan. Yang saya temukan ketika mengGOOGLE piper beetle ini malah tentang sifat antifertilitasnya (nah lho!)
http://ajes.in/PDFs/07-1/17-Lalita%20Sharma.pdf
http://www.researchgate.net/publication/256296145_Medicinal_plants_with_potential_antifertility_activity-A_review_of_sixteen_years_of_herbal_medicine_research_(1994-2010)/file/9c9605223442382544.pdf
– Potassium Alum sulfide atau Tawas yaitu mineral alami yang bersifat adstringen. Sifat ini memiliki daya menggumpalkan protein. Sifat ini sebagai antiperspiran, dengan mengerutkan pori kelenjar keringat sekaligus bertindak sebagai antiseptik lemah dengan menggumpalkan protein mikroba –> sudah saya bilang, secara alami vagina memang dan harus basah. kalau kering malah bahaya. Apalagi kalau si tawas punya sifat menggumpalkan protein, bisa merusak organ-organ saluran reproduksi kita. Tentang potassium alum sulphyde : http://chemistry.about.com/od/foodchemistryfaqs/f/Is-Alum-Safe.htm
– Aloe Vera atau kita biasa menyebutnya lidah buaya, tanaman ini secara signifikan dapat memperpanjang hidup pasien kanker dan bahkan merangsang sistem kekebalan tubuh penderita kanker –> Aloe vera punya sifat melembapkan, sementara tawas dan sirih mengeringkan, jadi efek mana yang mau dicapai? Galau kayaknya yang bikin :P. Tentang aloe vera http://idosi.org/aejts/3%283%2911/17.pdf mungkin bermanfaat sebagai antidiabetes jika diMAKAN.
Sekian dulu. Silakan simpulkan sendiri ituh tongkat bermanfaat atau malah berbahaya. Ingat ya, benda asing di vagina justru merupakan iritan yang menimbulkan reaksi radang. Reaksi radang yang lama membuat sel-sel di sekitar situ tumbuh cepat untuk memulihkan kondisi. Sel-sel yang tumbuh cepat punya kemungkinan untuk bermutasi ke arah keganasan (belum lagi jika ternyata benda asingnya bersifat karsinogen).

Yang mau belajar CBSA tentang keputihan, baca ini, jangan mau disuapin ajah
http://bestpractice.bmj.com/best-practice/monograph/510.html
http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2099568/

Kalau tertarik baca lanjutannya: https://www.facebook.com/noorma.hanifah/posts/858539540825186

cx2 cx 1

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s