Ulasan Kuliner

Grup Wa ibu pebe sedang bikin lomba review kuliner sesuai lokasi penugasan, sekalian ditulis di sini saja ya…

  1. Lempah Kuning

lempah

Waktu kami bertugas di Bangka dulu, tepatnya di kota Pangkalpinang, ada satu masakan yang jadi andalan untuk dicari saat saya sedang tak enak badan. Sebab, aroma dan rasanya yang lumayan tajam ampuh menggugah nafsu makan yang biasanya meredup kala sakit menyapa.  Rasa masam, pedas, manis segarnya kontan membangkitkan selera, bahkan ketika baru wanginya yang tercium.

Ini dia sayur lempah kuning. Secara sederhana bisa didefinisikan sebagai masakan ikan (bisa diganti dengan sumber protein hewani lainnya) berkuah yang dimasak dengan rempah-rempah. Ada sebuah warung makan yang menurut kami menyediakan lempah kuning terenak, dan alhamdulillah letaknya tidak terlalu jauh.

2. Kerak Telor

IMG_20151011_103238

Saya masih ingat beberapa tahun lalu saya dan keluarga besar berkunjung ke Pekan Raya Jakarta, dan di situlah saya berkenalan dengan makanan ini untuk pertama kalinya. Awalnya heran juga, ini makanan apa, sih? Semacam omelet ketan ditaburi bumbu rempah dan ebi halus?

Pada dasarnya saya ini penyuka makanan gurih, hal itulah yang mungkin membuat saya spontan ‘jatuh cinta’. Lebay mungkin. Tapi apa lagi yang bisa digunakan untuk mendeskripsikan kerelaan menyisihkan waktu dan tenaga mampir ke Atrium Senen setidaknya sepekan sekali semasa saya magang di Lapangan Banteng, hanya demi mengobati rasa rindu pada kerak telor?

Bahkan saat saya hamil di Pangkalpinang, girang hati ini begitu tahu sudah ada penjual kerak telor mangkal di Lapangan Merdeka. Ngidam saya dengan mudah terpenuhi. Kini saat bertugas kembali di Jakarta, tentu bukan hal sulit mencari penjaja kerak telor. Tapi demi membuatnya tetap spesial, saya tak hendak jor-joran memenuhi hasrat menyantapnya. Pameran-pameran yang diselenggarakan di Lapangan Banteng biasanya menjadi ajang temu kangen saya pada makanan satu ini, walaupun terkadang kecewa karena rasanya memang tidak standar. Tak ketinggalan putri sulung saya pun ikut minta dibelikan, lalu makan dengan lahap.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s