Musholla Ramah Anak di Lingkunganku

Belakangan ini beredar tulisan “Dicari: Masjid Ramah Anak” yang mengingatkan bahwa baiknya anak mengenal masjid sedari dini. Jika sejak kecil hatinya sudah terpaut dengan masjid, diharapkan ia akan aktif memakmurkan masjid. Orang memang menganggap suasana masjid seharusnya tenang. Sementara, anak-anak sesuai fitrahnya suka bermain, mengobrol apalagi jika bertemu kawan. Rasulullah saw juga pernah sujud lama selagi menjadi imam di masjid karena cucu beliau naik ke punggung, kan? Bulan ini pun foto masjid di Turki yang menyiapkan arena bermain ramai di-share di medsos, seakan memberi contoh masjid ramah anak.

Tips menyediakan sarana seperti itu bisa ditiru. Seperti terlihat di foto, putri pertama kami sedang bermain dengan cucu pengurus musholla dekat rumah kontrakan kami di Jakarta Timur. Ia baru dua tahun waktu itu, dan suka diajak ayahnya ke musholla. Adakalanya ia tertib ikut sholat, tapi seringkali buku bacaan di sudut musholla menarik perhatiannya. Buku-buku di Musholla Nurul Rohmah membuat anak-anak punya kegiatan mengasyikkan, tanpa harus banyak berlari yang selain cenderung dianggap mengganggu juga bikin kurang khusyuk karena khawatir mereka jatuh.

image

Foto ini diikutsertakan dalam Lomba Foto Blog theordinarytrainer.com

image

Advertisements

2 thoughts on “Musholla Ramah Anak di Lingkunganku

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s