Tantangan Level 5 (Menstimulasi Anak Suka Membaca) Hari 9

Hari kesembilan, 15 Juni 2017

Kali ini Fathia (5 tahun 7 bulan) dan Fahira (2 tahun 6 bulan) bergantian melihat-lihat dan dibacakan buku yang sama yaitu Jangan Jorok, Dong! (Stella Ernes, penerbit BIP) dan buku pop up Laut Rumahku (penerbit Impian Studio).

Buku Jangan Jorok, Dong cukup tebal dan terdiri atas beberapa cerita pendek, meliputi ajakan agar anak lebih mencintai kebersihan, tidak egois, tidak sombong, tidak gampang iri hati pada teman, dan tidak berbohong. Dalam setiap cerita disampaikan konsekuensi yang didapatkan oleh tiap tokoh dan bagaimana ia menikmati perbaikan diri setelah sadar.

Pop up di buku Laut Rumahku sangat menarik, terdiri dari hewan-hewan laut berukuran besar seperti gurita, kerang mutiara, dan penyu disertai teks yang sebetulnya merupakan syair lagu yang disertakan pula CD-nya (tapi belum sempat disetel).

 


Tantangan Level 5 (Menstimulasi Anak Suka Membaca) Hari 8

Hari kedelapan, 14 Juni 2017

Fathia (5 tahun 7 bulan) dibacakan salah satu buku dari seri Senangnya Belajar Islam yang berjudul Al-Quran (karya teh Ummuthoriq el-Kanzo & mba Aan Wulandari), penerbit Salamadani. Ini juga buku lama, tapi karena isi ceritanya lumayan banyak (sebagian tidak saling berkaitan), jadi rasanya saya belum pernah tuntas membacakan dalam sekali kesempatan. Baru semalamlah kami benar-benar mengeksplor buku yang cukup seimbang antara ilustrasi dengan narasinya ini. Setiap cerita pendek diikuti oleh kisah berhikmah (misalnya kisah sahabat Rasulullah), pojok ayat, dan lembar aktivitas terkait tema cerita. Cukup padat memang jadinya.

Fahira (2 tahun 6 bulan) dibacakan buku Biru (Seri Mengenal Warna karya Anita Loughrey, penerbit Tiga Ananda) dan Serba-serbi Daging dan Ikan (Seri Food Zone karya Vic Parker, penerbit Tiga Serangkai). Saya suka buku Biru yang kami beli di obralan Gramedia beberapa waktu yang lalu, gambar-gambarnya sederhana tapi menarik, dengan konsep bukan hanya mengajarkan perbedaan warna tetapi juga perbedaan ukuran, menyambungkan gambar, dst. Sedangkan buku Serba-serbi Daging dan Ikan mengenalkan asal-usul, pengolahan, dan produk dari peternakan maupun perikanan, dengan banyak foto.

Cemilan Rabu Materi #5 Kelas Bunda Sayang IIP: Menstimulasi Anak Suka Membaca

🍦Cemilan Rabu 🍦
Materi #5: Menstimulasi Anak Suka Membaca

Tahap Perkembangan Membaca Anak Usia Dini

Membaca adalah salah satu kemampuan bahasa yang penting bagi anak. Membaca juga dapat meningkatkan daya imajinasi anak dan meningkatkan kosakata anak dan masih banyak manfaat membaca lainnya. Berikut tahapan membaca yang dapat dilakukan oleh anak usia dini.

Tahapan Perkembangan Membaca Anak Usia Dini:

1. Tahap fantasi (Magical Stage)
Anak mulai belajar menggunakan buku, mulai berpikir bahwa buku itu penting, melihat atau membolak-balikkan buku dan kadang-kadang anak membawa buku kesukaannya.

2. Tahap Pembentukan Konsep Diri Membaca (Self Concept Stage)

Anak memandang dirinya sebagai pembaca, dan mulai melibatkan diri dalam kegiatan membaca, pura-pura membaca buku, memberi makna pada gambar atau pengalaman sebelumnya dengan buku, menggunakan bahasa buku meskipun tidak cocok dengan tulisan.

3. Tahap Membaca Gambar (Bridging Reading Stage)

Pada tahap ini anak menjadi sadar pada cetakan yang tampak serta dapat menemukan kata yang sudah dikenal, dapat mengungkapkan kata-kata yang memiliki makna dengan dirinya, dapat mengulang kembali cerita yang tertulis, dapat mengenal cetakan kata dari puisi atau lagu yang dikenalnya serta sudah mengenal abjad.

4. Tahap Pengenalan Bacaan (Take Off Reader Stage)

Anak tertarik pada bacaan, berusaha mengenal tanda-tanda pada lingkungan serta membaca berbagai tanda seperti kotak susu, pasta gigi atau papan iklan.

5. Tahap Membaca Lancar (Independent Reader Stages)

Pada tahap ini anak dapat membaca berbagai jenis buku yang berbeda secara bebas, menyusun pengertian dari tanda, pengalaman dan isyarat yang dikenalnya, dapat membuat perkiraan bahan-bahan bacaan. Bahan-bahan yang berhubungan secara langsung dengan pengalaman anak semakin mudah dibaca

Sumber:
Tahapan Perkembangan Membaca Anak Usia Dini
https://yudhistira31.wordpress.com/2008/12/22/tahap-perkembangan-kemampuan-membaca-pada-anak/

Salam Ibu Profesional,

Tim Fasilitator Kelas Bunda Sayang

Continue reading

Tantangan Level 5 (Menstimulasi Anak Suka Membaca) Hari 7

Hari ketujuh, 13 Juni 2017

Fathia (5 tahun 7 bulan) membaca buku Guru Baru di Sekolah Badut (karya mba Dian Kristiani, Bhuana Ilmu Populer). Dia mencoba mengeja sendiri beberapa kata di situ, sebelum akhirnya minta saya bacakan. Isinya beberapa cerita yang cenderung ke dongeng ya, dengan tokoh yang bervariasi dari para robot, putri raja, badut, hingga penjual bubur. Di akhir masing-masing cerita pendek tertera pesan moral yang menjadi kesimpulan cerita, misalnya bagaimana berempati, ajakan menghibur teman yang sedih walaupun menurut kita yang bikin dia sedih itu hal sepele, dan cara menyikapi beda pendapat dengan teman.

Fahira (2 tahun 6 bulan) ternyata masih betah membolak-balik sendiri  buku Pop Up Numbers-nya.

dan Daftar Oleh-oleh Artis Terus Bertambah Panjang….

Selama beberapa minggu, postingan saya tentang oleh-oleh khas daerah yang dalam penjualannya memasang nama artis menjadi postingan paling banyak dikunjungi di blog ini. Kalau mau baca, sila klik di sini ya….

Memang daftarnya terus bertambah panjang, nampaknya bisnis ini dianggap punya peluang cerah hingga artis lain pun tertarik.Sebetulnya sih artis berbisnis kuliner bukan hal baru ya, ada yang bikin rumah makan, ada yang berjualan makanan daerah seperti rendang, ada juga yang memang terjun ke bisnis kue/cake. Tapi konsep penggabungan kue/cake/sejenisnya yang cenderung ringan dan biasanya malah bukan asli atau khas suatu daerah tetapi disambung dengan nama daerah, lalu di-branding dengan nama artis, bisa dibilang baru beberapa tahun belakangan ini marak. Dan lebih jauh lagi, tahun ini banyak sekali merk baru dengan konsep serupa. Termasuk konsep marketing-nya yang banyak memanfaatkan media sosial, lebih khusus lagi instagram. Bahkan yang belum nampak jelas bentuk kuenya seperti apa sudah dipromosikan dengan gencar lewat postingan menggoda  jauh-jauh hari.

Saya sendiri baru kesampaian mencicipi Surabaya Snow Cake, Medan Napoleon, dan Jogja Scrummy. Ingin coba yang lain, tapi belum ada kesempatan, hehehe.

Nah, berikut ini daftar sementara-nya:

1. Malang Strudel – Teuku Wisnu.
2. Jogja Scrummy – Dude Harlino
3. Medan Napoleon – Irwansyah
4. Surabaya Snow Cake – Zaskia Sungkar
5. Makassar Bosang – Ricky Harun
6. Makassar Baklave – Irfan Hakim
7. Bandung Makuta – Laudya Chyntia Bella
8. Bogor Rain Cake – Shireen Sungkar
9. Cirebon Sultana – Indra Bekti & Aldilla Jelita

10. Pontianak Lamington – Glen Alinskie
11. Cirebon Cinnamon – Dimas Seto & Dhini Aminarti
12. Semarang Wife Cake –  Chelsea Olivia
13. Makassar Boluta – Arie Untung & Fenita
14. Kendari Brownte – Arie Untung & Fenita
15. Cirebon Kelana – Ussy Sulistiawaty
16. Solo Pluffy – Jessica Mila
17. Mamahke Jogja – Zaskia Adya Mecca & Hanung Bramantyo
18. Milvil Manado – Mikha Tambayong
19. Surabaya Patata – Oki Setiana Dewi dan Ria Ricis
20. Balikpapan Paleo – Andhika Pratama

Continue reading

Tantangan Level 5 (Menstimulasi Anak Suka Membaca) Hari 6

Hari keenam, 12 Juni 2017

Fathia (5 tahun 7 bulan) dibacakan buku The Way to Jannah (Yasmin Mussa, penerbit Learning Roots). Buku ini saya pesan dari @littletree.library dan baru saja sampai. Tidak banyak teks, tapi kalau diceritakan ke anak penjelasannya bisa panjang lebar. Sajian utamanya tentang kalimat-kalimat thayibah, yang dihubungkan dengan jalan cerita mendaki gunung bersama.

Melihat beberapa buku di meja, saya bertanya ke Fathia, buku apa yang dibacanya bersama ayah hari ini. Katanya sih bukan baca buku cerita, melainkan belajar huruf hijaiyah dengan metode yang baru kami pelajari. Tapi di antara buku panduan tersebut dan buku iqra, ada buku lama Pesta Olahraga yang kemudian saya bacakan ulang. Dalam buku tulisan mba Orin yang diterbitkan oleh Gema Insani Press ini terkandung nilai sportivitas.

Menjelang tidur, Fathia minta dibacakan buku lagi, jadi saya ambil yang terdekat saja yaitu Ramadan Puzzle Mini Book (Namla Publishing). Ini sebetulnya semacam buku pendamping untuk puzzle bertema Ramadhan, jadi narasinya juga hanya sedikit. Tapi bagus untuk memancing anak juga gantian bercerita tentang pengalamannya menjalani Ramadhan sejauh ini sebagai pembanding dari kondisi yang digambarkan dalam buku.


Fahira (2 tahun 6 bulan) selain menyimak Pesta Olahraga juga asyik membuka-buka buku Pop Up Numbers, sambil menyanyi lagu tentang huruf-huruf karena dianggapnya bentuk-bentuk yang muncul dari buku tersebut adalah huruf bukannya angka.

Tips Rumah Tangga dari Filosofi Kue Pancong

Sabtu lalu saya ikut menyimak sesi berbagi sekaligus bedah buku singkat karya mba Diany Pranata, Founder Belladonna Group sekaligus Professional Coach Family & Relationship.  Tema besarnya mengambil dari judul dua buku yang ia tulis, yaitu Filosofi Kue Pancong, Berbagi Kisah Nyata: 100+ Tips Melewati Riak Gelombang (Menuju) Kehidupan Rumah Tangga Sakinah dan Langgeng.

Mba Diany menyebutkan bahwa awalnya buku ini idenya muncul setelah melihat banyak perceraian terjadi. Mba Diany prihatin karena biasanya anaklah yang menjadi korban. Bukan hanya korban perasaan, tetapi juga kadang bisa merembet ke masalah lain seperti narkoba yang merusak diri dan bangsa. Padahal seharusnya pernikahan adalah sesuatu yang sakral. Bukan bermaksud ingin menghilangkan perceraian 100%, tapi jadikan itu benar-benar jalan keluar terakhir, tekannya. Judulnya terinspirasi dari kue pancong yang merakyat dan bisa dibagi-bagi, melambangkan kisah-kisah sederhana dalam buku yang tujuannya memang untuk dibagi.

Continue reading